mitos virus corona yang terbantahkan

Virus Corona menjadi trending topic global saat ini. Sayangnya, ada beberapa informasi tentang virus ini yang salah kaprah dan terlanjur dicerna oleh masyarakat.

Pemahaman tentang virus corona yang masih simpang siur sempat menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar masyarakat, termasuk di Indonesia.

Lalu apa saja mitos tentang virus corona yang ternyata terbantahkan secara ilmu medis dan saat ini sedang dikampanyekan agar dipahami oleh masyarakat dunia? Simak ulasan berikut.

Mitos virus corona yang terbantahkan

Setidaknya ada 6 mitos tentang virus corona yang perlu untuk diklarifikasi agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat tentang virus ini.

  1. Terkena virus corona bakalan mati mendadak

Tayangan video yg viral di media sosial seakan membenarkan mitos itu. Terlihat banyak orang yg tiba tiba roboh dan tergeletak di tengah jalan karena terserang virus corona.

Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Virus corona sebenarnya mirip dengan virus musiman yang mengakibatkan flu, demam, dan nyeri ringan.

Hanya 2% dari orang orang yg terkena virus ini mengalami sakit yang cukup serius hingga sampai pada tahap terjadinya pneumonia.

Ini terjadi pada orang yang memiliki tingkat imunitas yang lemah atau orang yang sebelumnya memiliki rekam jejak medis punya berbagai macam penyakit kronis.

  1. Virus corona adalah virus paling berbahaya yg pernah ada

Banyak orang menganggap bahwa virus ini merupakan virus yang paling mematikan. Padahal faktanya tidaklah semenakutkan itu.

Kita memiliki kesempatan yg cukup besar untuk pulih dari serangan virus ini jika tubuh kita memiliki tingkat imunitas yang tinggi. Kita hanya akan mengalami flu dan demam seperti biasanya ketika terserang virus ini.

  1. Memakai masker dapat melindungi kita dari virus corona

Mungkin anda menganggap bahwa dengan memakai masker dapat melindungi kita dari virus corona yang menyebar melalui udara.

Ya, memakai masker memang bisa menjadi langkah preventif terhadap virus ini. Namun itu bukanlah satu satunya cara untuk mencegah penularan virus ini.

Virus corona bisa menular melalui kontak terhadap permukaan fisik kita. Untuk itu pastikan kita selalu mencuci tangan kita dengan sabun, gunakan peralatan secara terpisah, serta sering seringlah membersihkan area sekitar.

  1. Barang yg dikirim dari Cina terinfeksi virus corona

Banyak yang percaya dan menganggap bahwa menggunakan barang dari Cina atau barang yang diimpor dari Cina itu membawa virus corona dan bisa membuat kita terinfeksi karenanya.

Padahal, semua barang yg dikirim dari Cina itu sudah dibungkus sedemikian rupa. Dan andapun pasti membuang bungkus bungkus itu sebelum menggunakan barang di dalamnya kan?

Bahkan jika seandainya yg melakukan packaging barang barang itu adalah seseorang yg terkena virus corona, maka virus ini tak akan selamat karena faktanya virus ini tak bisa bertahan lama jika berada di luar tubuh manusia.

Kita cukup membersihkannya denagn antiseptic barang barang tersebut sebelum digunakan jika itu memang diperlukan.

  1. Hanya orang tua yang bisa terserang virus corona

Memang banyak kasus dari orang orang yang terinfeksi virus ini adalah orang tua. Namun faktanya ada juga kasus dari virus ini yang menyerang anak muda.

Yang menjadi faktor bukanlah Tua nya, namun lebih ke tingkat imunitas seseorang di mana orang yg tua cenderung memiliki level imunitas yang lebih rendah dibandingkan anak muda.

  1. Ada keterkaitan virus corona dengan corona beer

Saat awal viral, banyak orang yang mengira ngira ada hubungan apa antara virus corona ini dengan bir corona yang sering disediakan di tempat tempat hiburan malam.

Ini adalah mitos yang paling absurd di antara yg lainnya. Faktanya, tidak ada korelasi sama sekali antar keduanya. Yang ada hanyalah kesamaan nama saja yaitu ‘corona’.

Itu tadi 6 mitos tentang virus corona yang terbantahkan. Dengan memahami fakta sebenarnya tentang virus ini, diharapkan kita lebih tenang dalam menghadapinya.

Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dan stamina tubuh kita agar bisa terhindar dari mewabahnya virus ini.

Share informasi ini ke orang orang terdekat anda ya.

Sumber referensi: doctorasky.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here