Ternyata Dr Zakir Naik dibanned karena dianggap dukung teroris

1
391

dr zakir naik dibanned

Dr Zakir Naik, siapa yang tidak kenal namanya. Ya, beliau adalah tokoh lintas agama yang tidak hanya hafal, namun memiliki pemahaman yang luar biasa terhadap isi dari berbagai kitab suci agama yang ada saat ini seperti Al-Quran, Injil, dan kitab suci agama lainnya seperti Hindu dan Budha. Beliau sering berdakwah dan melakukan debat antar agama ke berbagai negara di dunia untuk menunjukkan kebenaran yang hakiki dari sebuah agama yang diridhoi Allah SWT, yaitu Islam.

Dalam setiap dakwahnya, banyak sekali pemeluk agama non Muslim yang akhirnya mengucap Syahadat dan memantabkan diri untuk memeluk agama Islam. Mereka kerap kali mendapatkan jawaban sangat memuaskan atas pertanyaan yang selama ini mengganggu pikirannya terkait ajaran ketuhanan dalam agama sebelumnya. Bahkan banyak juga kalangan dengan intellektual tinggi seperti dokter dan professor yang puas dan menemukan hidayah setelah mengajukan beberapa pertanyaan ‘sulit’ kepada beliau. Lalu, mengapa orang seperti Dr Zakir Naik bisa dibanned di beberapa negara? (katanya ya).

 

Dr Zakir Naik ‘dibanned’ di Inggris

Setidaknya inilah satu-satunya negara yang secara resmi melarang Dr Zakir Naik untuk memasuki wilayah negaranya. Hal ini benar diakui oleh Dr Zakir Naik sendiri dalam sebuah video klarifikasi yang beredar di internet. Lalu, apa sebenarnya yang membuat pemerintah Inggris melarang Dr Zakir Naik untuk melakukan dakwah atau memasuki wilayahnya? Berikut penjelasan beliau yang saya kutip dari video viral yang beredar di youtube.

“Media India memberitakan bahwa saya dibanned di berbagai negara seperti Inggris, Kanada, Malaysia, termasuk Indonesia. Sebagian memberitakan bahwa saya dibanned di 3 negara, sebagian mengatakan 5 negara, dan ada yang mengatakan 7 negara bahkan ada yang mengatakan beberapa negara. Faktanya adalah, secara teknis dan resmi saya dibanned di satu negara yaitu Inggris”.

Kata ‘banned’ sebenarnya tidak tepat karena menurut beliau, istilah dibanned di Inggris berarti ceramahnya dilarang didengarkan di radio, di televise, dan bukunya tidak boleh dijual juga. Jadi, kata yang tepat adalah bahwa beliau ‘dilarang masuk’ ke negara Inggris. Dan berikut adalah latar belakang dari pelarangan tersebut.

Pada tahun 2009, beliau telah beberapa kali datang ke Inggris (sekitar 13-20 kali). Dan saat terakhir kali ke sana di tahun 2009 itu, Kepala Departemen Anti-Teroris telah mengutus petugasnya memberitahukan ke beliau “Kau telah banyak menjangkau dan mampu menjangkau pemuda-pemuda Muslim, sementara kami tidak. Maukah kamu membantu kami?”. Beliau menjawab, “Aku mau membantu asalkan kau menjamin 2 hal yaitu yang pertama, jangan memintaku melakukan apapun yang bertentangan dengan Alquran dan Hadits”. Mereka pun menyetujuinya.

Bayangkan, seorang Kepala Departemen Anti-Teroris meminta bantuan ke beliau untuk menjangkau mereka yang tidak bisa dijangkau oleh Departemen tersebut. Hal ini tentunya karena beliau bisa dibilang cukup populer di berbagai belahan dunia dan terutama di Inggris. Namun sayangnya beberapa bulan kemudian yakni tahun 2010, Partai Buruh memenangkan pemilu dan berkuasa. Dan 3 minggu sejak berkuasa (kurang dari sebulan ya), Menteri Dalam Negeri mengirimkan surat ke beliau terkait pelarangan memasuki wilayah negara tersebut meskipun Dr Zakir Naik memiliki visa multy-entry yang diterbitkan tahun 2009 dan seharusnya masih berlaku selama 5 tahun ke depan.

Ditambahkan pula bahwa beliau dinilai ‘Tidak Kondusif’ bagi masyarakat Inggris. Mereka mengutip isi ceramah beliau selama berada di Inggris beberapa waktu sebelumnya. Berikut kutipannya :

“Saya mengutuk pembunuhan atas 3.000 warga Amerika saat kejadian 11/9. Saya mengutuk pembunuhan atas 50 orang lebih dalam peristiwa Bom Tabung di London. Aku mengutuk pembunuhan lebih dari 180 orang di Bombay pada peristiwa Bom Kereta. Tapi, aku juga mengutuk atas pembunuhan ribuan ‘Orang tak bersalah’ di Afganistan, Irak, dan Palestina”.

Bayangkan, mereka (Inggris) melarang Dr Zakir Naik memasuki negaranya dan dianggap tidak kondusif hanya karena selain mengutuk pembunuhan di Amerika, London, dan Bombay, beliau juga mengutuk pembunuhan yang terjadi di negara Muslim seperti Afganistan, Irak, dan Palestina. Padahal beliau sudah sangat berhati-hati dalam memilih kata-kata yang beliau ucapkan seperti pembunuhan atas ‘orang tidak bersalah’ saat menyebutkan pembunuhan di Afganistan, Irak, dan Palestina. Beliau berupaya memilih kata-kata yang tepat agar orang tidak salah persepsi dan mengira bahwa beliau mendukung aksi terorisme tertentu. Namun mereka (Inggris) tetap mengirimkan surat resmi pelarangan kepada beliau.

Sungguh sebuah penilaian yang sangat tidak logis jika beliau dianggap ‘Tidak Kondusif’ gara-gara tidak hanya mengutuk pembunuhan yang terjadi di Amerika, London dan Bombay namun juga mengutuk pembunuhan atas orang tidak bersalah di Afganitan, Irak, dan Palestina. Ini disebut Standar Ganda. Dan secara teknis dan prosedur, surat pelarangan tersebut berlaku selama 3 tahun dari 2010-2013. Jadi, seharusnya saat ini beliau sudah bisa mengajukan Visa lagi.

 

Dr Zakir Naik ‘dibanned’ di Malaysia

Ada berita yang mengatakan bahwa beliau dibanned di Malaysia. Padahal faktanya, kurang dari 3 tahun yang lalu tepatnya November 2013 beliau mendapatkan penghargaan Tokoh Ma’al Hijri, yang merupakan penghargaan tertingi di Malaysia yang diberikan oleh Raja dan Perdana Menteri Malaysia. Coba dibayangkan, badan intelijen Malaysia pastinya sudah melihat dan menonton video-video dari Dr Zakir Naik yang beredar luas di internet. Namun mereka tetap memberikan penghargaan tersebut.

Beliau juga mengatakan bahwa dia baru saja pergi ke Malaysia pada bulan April kemarin, itu sekitar 3 bulan yang lalu. Bertemu dengan Perdana Menteri, Deputi Perdana Menteri, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Menteri Olah Raga dll. Dalam 4 hari, beliau bertemu dengan 15 Menteri dan Kepala Menteri. Coba bayangkan, beliau diisukan dilarang masuk ke Malaysia, namun beliau bisa bertemu dengan Kepala Negara yakni Raja maupun Perdana Menteri. Sangat ironi, dan inilah yang telah dilakukan oleh media. Mereka mengambil sebagian informasi dari sebuah gossip, dan mereka menjadikan itu sebagai sebuah Headline sehingga seakan-akan hal itu merupakan sebuah kenyataan.

 

Dr Zakir Naik ‘dibanned’ di berbagai negara

Menurut beliau, dia tidak pernah secara resmi mendapatkan informasi atau surat resmi dari negara-negara lainnya yang menyatakan bahwa beliau dibanned dan tidak diperbolehkan memasuki negara mereka. Berikut adalah video penjelasan dari Dr Zakir Naik terkait isu-isu yang beredar.

Demikianlah berita terkait Dr Zakir Naik yang dibanned di berbagai negara yang ternyata semua itu hanyalah isu dan akal-akalan media saja yang ingin menjatuhkan kredibilitas beliau. Pastikan anda mencari info yang kredible sebelum mencerna mentah-mentah berita hoax yang memang sangat mudah tersebar. Jika anda merasa berkepentingan untuk menyebarkan kebenaran ini, silahkan dishare.

1 COMMENT

  1. Sangat berlebihan jika media mengecap beliau sebagai teroris tanpa alasan yg jelas. Alasan yang logis adalah ketidaksukaan media terhadap pengaruh dan kecerdasan seorang Zakir naik

    • Yupz, mereka memiliki standar ganda terhadap isu terorisme. Di satu sisi mengecam pembunuhan di Amerika, London, dan Bombay. Namun marah dan tidak suka jika ada yang mengecam pembunuhan ribuan ‘orang tidak bersalah’ di Afganistan, irak, dan Palestina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here