Samsung Galaxy note 7 pensiun dini karena sejumlah insiden

0
395

samsung galaxy note 7 pensiun dini karena sejumlah insiden

Samsung Galaxy Note 7 yang merupakan produk Flagship dari pabrikan Samsung dikabarkan akan segera pensiun dini alias tidak dipasarkan lagi secara Global. Hal ini terkait beberapa insiden yang sebelumnya terjadi di beberapa negara yakni terbakarnya gadget ini saat proses charging.Bahkan di kasus lain perangkat ini malah meledak di dalam pesawat saat hendak dimatikan atau dinonaktifkan. Tidak menunggu lama, pihak Samsung langsung melakukan recall terhadap peredaran produk yang telah mencapai 2,5 juta unit dan tersebar di 10 negara.

Proses recall sebenarnya telah dilakukan sebanyak 2 kali, yakni yang pertama sekitar bulan September yang lalu yang kemudian dilanjutkan dengan bulan Oktober 2016. Disinyalir, penggunaan desain yang lebih tipis, namun dengan kapasitas daya (baterai) yang lebih besar, menjadi penyebab insiden tersebut. Dengan design yang lebih tipis, artinya komponen-komponen di dalamnya juga akan semakin mungil dan rapat. Sehingga pada saat proses charging, timbul suhu panas yang mungkin menyebabkan terjadinya korsleting antar sisrkuit sehingga terjadi insiden terbakarnya unit. Setidaknya itulah hasil analisa sementara yang mungkin menjadi penyebab terbakarnya unit Samsung Galaxy note 7 itu.

Di sisi lain, ada juga yang mengatakan bahwa penyebab dari insiden terbakarnya unit Samsung Galaxy note 7 itu yakni kinerja baterai yang tidak stabil. Makanya pihak Samsung menghimbau agar pemilik produk tersebut segera menukarkan Gadgetnya untuk mencegah terjadinya insiden lanjutan. Namun sayangnya masih saja ditemukan insiden terbakar dan meledak dari unit yang sudah mengalami countermeasure itu. Sehingga pihak Samsung secara resmi akan melakukan pengembalian uang atau penukaran dengan produk lain sejak 13 Oktober 2016 hingga 31 Desember 2016 mendatang.

Samsung Galaxy Note 7 ‘Pengganti’ masih meledak

Meski sempat menukarkannya dengan produk countermeasure, nyatanya masih didapati insiden serupa di beberapa wilayah. Salah satunya adalah insiden yang terjadi di dalam pesawat Southwest Airlines. Dikabarkan bahwa produk unggulan Samsung itu tiba-tiba mengeluarkan asap saat berada di dalam kabin pesawat. Walhasil, pihak maskapai segera mengevakuasi seluruh penumpangnya dan sempat terjadi delay pemberangkatan pesawat akibat insiden tersebut. Adalah Brian Green pemilik gadget yang dimaksud. Sebelumnya dia telah menukarkan Smartphone canggih tersebut melaui program Recall yang dilakukan pihak Samsung di bulan September. Namun dua pekan setelahnya, insiden itu terjadi.

Di tempat lain, tepatnya di Taiwan insiden serupa juga terjadi. Adalah Lai, pemilik Samsung Galaxy note 7 yang sebelumnya telah menukarkan gadgetnya sekitar tanggal 27 September 2016. Meski berharap produk penggantinya itu bisa memiliki kinerja yang lebih baik, namun nyatanya insiden terbakar/meledaknya Smartphone itu tidak terelakkan. Kala itu Lai sedang berjalan santai dengan anjingnya, hingga tiba-tiba terdengar seperti letupan. Tak disangka, dari area pantatnya terasa panas dan dengan sigap dia langsung mengambil Smartphonenya dan melemparkannya ke tanah. Setelah diperiksa, ternyata letupan tadi berasal dari Gadget tersebut. Tampak kerusakan akibat terbakarnya bagian layar dari produk tersebut. Dan hal ini segera direspon oleh pihak Samsung.

Samsung Galaxy Note 7 dilarang di beberapa maskapai penerbangan

Masih terkait issue meledaknya gadget unggulan dari Samsung ini, dikabarkan beberapa maskapai penerbangan telah memberlakukan pelarangan bagi penumpangnya untuk membawa Samsung Galaxy Note 7 yang aktif di dalam pesawat. Artinya, mereka diminta untuk menonaktifkan gadget tersebut selama memasuki pesawat, tidak melakukan charging, bahkan tidak diperkenankan memasukkan gadget tersebut dalam bagasi pesawat.

Beberapa maskapai penerbangan tersebut antara lain Singapore Airlines, Etihad Airways, Emirates Airline, Garuda Indonesia, Air Asia, dan beberapa lainnya. Untuk itu, bagi anda yang masih memiliki Samsung Galaxy Note 7 dan sedang merencanakan perjalanan menggunakan pesawat, mohon untuk memperhatikan peraturan penerbangan dari maskapai tersebut agar tidak mengalami masalah dalam perjalanan anda. Atau lebih baik silahkan untuk segera menukarkan gadget anda dengan produk lain maupun uang karena pihak Samsung sedang menggalakkan program tersebut sampai akhir Desember 2016 mendatang.

Ingin mendapatkan gadget pengganti? silahkan baca review mengenai Xiaomi mi5

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here