Pilkada DKI putaran ke 2 : Gara-gara Abu Nawas

0
283

pilkada dki putaran ke 2 : gara-gara Abu Nawas

Pilkada DKI putaran ke 2, bisa dibilang ajang demokrasi terbesar ke-dua di Indonesia. Bagaimana tidak, euforianya sempat menggema hingga ke seluruh pelosok negeri.

Massive nya pemberitaan di media, mulai dari diadakannya siaran langsung acara debat Cagub dan Cawagub di televisi, kasus pidana yang mengganjal salah satu Paslon, hingga sengitnya adu argumen dari kedua pendukung di media sosial turut meramaikan perhelatan demokrasi kali ini.

Ada yang bilang bahwa Pilkada DKI adalah Pilkada paling menjengkelkan. Pasalnya, hebohnya terasa sampai seluruh Indonesia, debatnya disiarkan TV secara Nasional, Ehhh,..Giliran libur Cuma DKI doank, hahahaaaaa,..

Namun demikian, ada cerita unik dari pelaksanaan Pilkada DKI putaran ke 2 ini. Sebuah kisah dari Abu Nawas, yang secara kebetulan sangat erat kaitannya dengan proses pemilihan Gubernur yang sedang berlangsung di DKI saat ini.

Ada yang berseloroh, kemenangan Anis-Sandi tak lepas dari banyaknya masyarakat Jakarta yang mengikuti nasehat Abu Nawas dalam menentukan atau memilih calon Gubernur. Lhoo, koq bisa? Simak kisahnya.

Cara Abu Nawas memilih Gubernur

Konon diceritakan, Khalifah Harun Al-Rasyid ingin memprediksi siapakah di antara 2 calon Gubernur Kota Baghdad yang akan dipilih oleh rakyat.

Beliau tidak percaya semua lembaga survey dan media massa yang ada saat itu karena pada umumnya mereka membuat prediksi dengan memenangkan pasangan calon yang berani membayar mahal.

Saking penasarannya, akhirnya beliau memanggil salah satu warganya yang paling dapat dipercaya. Dia berasal dari golongan wong cilik, namun kepandaian dan kejujurannya sudah tidak diragukan lagi karena sudah berkali-kali ia buktikan. Dialah Abu Nawas.

“Hai Abu Nawas,..Seandainya kamu menjadi warga kota itu, siapakah calon Gubernur yang akan kamu pilih?”, tanya sang Khalifah.

“Tuanku, itu pertanyaan yang mudah. Saya tinggal masuk ke bilik suara, lalu saya pilih paslon dengan nomor urut ganjil”, jawab Abu Nawas dengan entengnya.

“Memangnya ada apa dengan nomor urut ganjil?”, ucap sang Khalifah dengan penasaran.

“Bukankah ada Hadist yang menerangkan bahwa Allah itu menyukai bilangan Ganjil. Masak saya tidak memilih bilangan yang disukai Allah?”, jawab Abu Nawas dengan polos.

Rupanya jawaban Abu Nawas yang simple namun mengena itu mampu menjawab pertanyaan ‘menjebak’ dari sang Khalifah. Beliaupun melanjutkan dengan pertanyaan yang lebih sulit.

“Hai Abu Nawas, lalu siapakah menurut kamu yang akan memenangkan pemilihan ini?”

“Tuanku, justru ini adalah pertanyaan yang lebih mudah. Tuan tinggal buka surat suara, kemudian lihatlah gambar pasangan yang ada di sebelah kanan. Merekalah yang akan memperoleh kemenangan”, balas Abu Nawas dengan yakin.

“Memang ada apa dengan Golongan kanan?”, kata sang Khalifah.

Abu Nawas pun menjawab : “Bukankah dalam surat Al-Waqiah Ayat 8 Allah mengatakan bahwa Golongan kanan adalah Golongan yang dimuliakan. Masak saya gak percaya sama Firman Allah?”

Lagi-lagi, Abu Nawas mampu memberikan jawaban yang sangat memuaskan. Sang Khalifah pun mengakui kepandaian Abu Nawas.

Dalam hati, sang Khalifah pun memprediksi bahwa yang akan memenangkan PilGub Kota Baghdad adalah Pasangan Cagub Cawagub dengan nomor urut Ganjil dan gambarnya terpajang di kartu suara sebelah kanan.

Pemenang Pilkada DKI putaran ke 2

Melihat kesesuaian kisah Abu Nawas di atas dengan Pilkada DKI putaran ke 2 kali ini membuat saya menggeleng-gelengkan kepala.

Bagaimana tidak, dari hasil perhitungan Quick Count dapat dipastikan pemenang pemilihan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta adalah Pasangan Anis-Sandi dengan perolehan suara sekitar 57%.

Pasangan tersebut memiliki nomor urut Ganjil (3) dan gambarnya terpajang di sebelah Kanan dari surat suara.

Semuanya bukan hanya kebetulan, mulai dari didapatnya posisi paling Kanan saat putaran pertama, hingga tetap menggunakan nomor urut 3 (Ganjil) saat putaran kedua (bukan direset jadi nomor 1 (Badja) dan nomor 2 (Anis-Sandi).

Wallaahu A’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here