Kisah inspiratif Islami tentang keutamaan bersikap Jujur

0
368

kisah inspiratif islami keutamaan bersikap jujur

Kisah inspiratif Islami ini saya dapatkan dari status salah satu pengguna akun Facebook di ‘daftar teman’ saya. Isinya menjelaskan tentang keutamaan bersikap jujur yang diamalkan oleh seorang Imam Masjid di kota London, dan ternyata mampu memantabkan hati seorang non muslim ini untuk memeluk agama Islam setelah melakukan sebuah eksperimen ‘sederhana’ di dalam sebuah Bus.

Kisah ini patut kita jadikan bahan refleksi terutama untuk pribadi kita masing-masing mengingat sikap jujur ini hampir sulit untuk diaplikasikan ‘secara konsisten’ di tengah-tengah pola hidup hedonis dan materialistis seperti saat ini. Tak jarang kita melihat kasus penipuan yang hampir tiap hari berseliweran di televisi, baik itu oleh kalangan orang awam, tokoh masyarakat, tokoh politik, bahkan pemuka agama sekalipun. Naudzubillah.

 

Kisah Inspiratif Islami dari Seorang Imam Masjid di London

Kisah ini berawal ketika seorang Imam Masjid di kota London (tidak disebutkan namanya), seperti biasanya naik Bus dalam perjalan pergi ke Masjid dari tempat tinggalnya. Beliau pun melakukan pembayaran ongkos naik Bus langsung ke Sopir sesaat setelah naik karena memang di sana tidak ada Kondektur atau Kenek seperti bus-bus di Indonesia. Jadi sistemnya bayar dulu baru cari tempat duduk.

Sang Imam pun melakukan pembayaran seperti biasanya, namun kali ini tidak dengan uang pas sehingga beliau pun menerima kembalian dari sang Sopir. Selanjutnya, beliau meninggalkan Sopir itu sembari mencari tempat duduk yang masih kosong. Di tempat duduknya inilah dia mulai menghitung uang kembalian yag diterimanya dari sang Sopir tadi. Itung punya itung, ternyata jumlah kembaliannya kelebihan 20 sen dari yang semestinya.

Sejenak dia pun berfikir apakah uang ini akan dia kembalikan atau tidak ya? Toh cuma 20 sen ini,… Lagian dia (Sopir) kan orang kafir,…Atau mending aku masukin aja ke kotak amal sesampainya di Masjid nanti?

Setelah beberapa saat, sampailah di tempat tujuan dan dia pun hendak turun sambil berjalan melewati Sopir tadi. Namun dalam hatinya terus bergejolak apakah ia akan mengembalikan 20 sen tadi atau tetap menyimpannya. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk mengembalikan uang tadi ke Sopir yang dilaluinya sesaat sebelum turun.

“Maaf, ini ada uang kembalian yang lebih tadi”, ucap sang Imam sambil mengulurkan uang 20 sen ke Sopir. Dan tanpa diduga, sang Sopir mengacungi jempol sambil berkata “Selamat, anda berhasil,!!”.

Dengan heran, sang Imam bertanya :”Apa maksud anda?”. Si Sopir pun balik bertanya :”Anda bukannya Imam Masjid itu?”. “Betul”, jawab sang Imam. Lalu si Sopir pun menjelaskan maksudnya mengatakan ‘Selamat’ tadi.

Sebenarnya, sejak beberapa hari ini dia ingin pergi ke masjid sang Imam guna mempelajari dan memeluk agama Islam. Namun timbul di hatinya untuk melakukan sedikit eksperimen dengan menguji sang Imam Masjid. Apa benar bahwa Islam itu seperti apa yang ia dengar, yaitu ; Jujur, Amanah, dan sebagainya. Dia pun dengan sengaja memberikan uang kembalian berlebih dan ternyata sang Imam berhasil. Dia pun menyatakan keyakinannya untuk memeluk agama Islam.

Astaghfirullah,..

Sungguh amat tercengang sang Imam masjid mendengar penjelasan dari si Sopir tadi. Sambil terus beristighfar, dia sungguh menyesali apa yang sempat terpikirkannya tadi. Bagaimana tidak, dia hampir saja kehilangan kepercayaan gara-gara uang 20 sen.
Allah SWT berfirman :
“Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu menguranginya” (QS ar-Rahman [55]: 9).

 

Keutamaan bersikap jujur

Seperti yang pernah disabdakan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW, bahwa “Sesungguhnya Kejujuran itu akan membawa kepada Kebajikan”. Beliau selalu menganjurkan umatnya untuk selalu berperilaku Jujur karena sifat itulah yang menjadi muqadimah akhlak dan bisa membawa pemiliknya kepada akhlak mulia tersebut.

Perlu dipahami bahwa sifat Jujur mencerminkan alamat keislaman, ukuran keimanan, dasar agama, hingga sebagai tanda kesempurnaan bagi pemilik sifat mulia tersebut. Hal itu bisa memberikan kedudukan yang tinggi bagi pemiliknya baik di dunia maupun di akhirat kelak. Dengan kejujuran itu, seseorang akan mencapai derajat yang mulia dan terhindar dari berbagai keburukan.

Saudaraku, semoga kisah inspiratif Islami tentang keutamaan bersikap jujur tadi bisa memberikan pelajaran bagi kita untuk selalu bersikap Jujur, Amanah, dan memancarkan akhlak mulia dari seorang Muslim sejati kapan pun dan di mana pun kita berada. Untuk artikel menarik lainnya silahkan menuju halaman utama blog ini. Dan jangan lupa untuk dishare jika artikel ini dirasa bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here