Cerita inspiratif kehidupan : Pencuri, Pemabuk, dan Pezina

0
205

cerita-inspiratif kehidupan seorang pencuri, pemabuk, dan pezina

Cerita inspiratif kehidupan kali ini akan mengangkat kisah seorang Pencuri, Pemabuk, dan Pezina yang ketiban Berkah setelah menemui pak Kyai.

Lho, koq bisa ketiban berkah? Bukankah mereka ini sampah masyarakat? Lalu ngapain mereka bertemu dengan pak Kyai? Mau tobat?

Heiii, sabar-sabar. Bukan hak kita untuk menghakimi mereka. Sebenarnya mereka menemui pak Kyai juga bukan atas keinginannya sendiri. Mau tobat? Hmm, bukan juga. Sedikit bocoran, mereka adalah para dedengkot yang selama ini sangat meresahkan masyarakat. Kalau bisa dibilang, yang satu adalah spesialis Pencuri, satu lagi spesialis Pemabuk, dan yang satu lagi adalah spesialis Pezina.

Udah kayak dokter aja ada spesialisnya, hahaaaa. Tapi ya udahlah. Pokoknya mereka ini biang kerok dari setiap kegaduhan di masyarakat.

Cerita inspiratif kehidupan bermula

Bermula dari kegeraman warga kampung atas perilaku ketiga orang ini. Memang, mereka tidak pernah mencuri, mabuk, dan berzina di kampungnya sendiri. Namun kabar angin sudah terlanjur menyebar, bahwa mereka sudah cukup terkenal di berbagai kampung sekitar dengan masing-masing spesialisasinya.

Setelah berembuk, warga sepakat untuk meminta pak Kyai memberikan nasehat kepada ketiga orang ini.

Dan, diantarlah mereka untuk menemui pak Kyai, karena jika menolak mereka akan diusir dari kampung.

Karena sebelumnya sudah terlebih dahulu mendapat informasi tentang peringai ketiga orang ini, bahwa mereka sudah tidak bisa lepas lagi dari kebiasan masing-masing, pak Kyai kemudian meminta agar mereka menghadap satu per satu ke dalam ruangannya.

Sementara yang lainnya diminta untuk menunggu di luar.

Giliran Bejo, si Pencuri yang menghadap duluan. Dan tanpa basa basi, pak Kyai langsung memulai pembicaraan.

Kyai : “Bejo. Saya ijinkan kamu untuk tetap mencuri, tapi dengan satu syarat”.
Bejo : “Apa pak Kyai syaratnya”
Kyai : “Kamu harus janji bahwa setiap kali masuk waktu sholat, kamu harus Adzan, di mana pun kamu berada”.
Karena dianggap sepele, Bejo pun menyanggupinya.

Bejo pun keluar dari ruangan pak kyai dengan wajah sumringah. Kini giliran Tejo (Si Pemabok) yang harus menghadap pak Kyai.

Kyai : “Tejo, saya ijinkan kamu terus mabok-mabokan, tapi dengan satu syarat”.
Tejo : “Apa pak Kyai syaratnya”
Kyai : “Kamu harus janji bahwa setiap kali masuk waktu sholat, kamu harus sholat tepat dan awal waktu”.

Dan, Tejo pun menyanggupinya. Hingga tiba saatnya Seno (Pezina) yang dipanggil masuk ke ruangan pak Kyai.

Kyai : ”Seno, saya ijinkan kamu tetap berzina dengan satu syarat”.
Seno : “Apa syaratnya pak Kyai”.
Kyai : “Kamu harus janji bahwa kamu akan selalu berkata jujur”.

Seno pun mengiyakan syarat dari pak kyai dan bergegas keluar dengan wajah sumringah.

Warga pun sedikit heran karena setelah keluar dari ruangan pak Kyai, mereka pada sumringah.

“Ahh, mudah-mudahan mereka sudah mau taubat setelah mendapat wejangan dari pak Kyai”, celetuk salah seorang warga.

Cerita inspiratif kehidupan semakin seru

Waktu pun berlalu. Entah siapa yang mengajak, suatu saat mereka bertiga berkomplot untuk melakukan pencurian di pabrik roti rumahan milik seorang pengusaha di kecamatan sebelah.

Mereka pun berhasil masuk ke komplek dan mulai mengambil tumpukan roti dengan leluasa karena sang pemilik dan karyawan yang tinggal di kompek itu sedang tertidur lelap. Hingga mereka sudah siap-siap untuk bergegas keluar sambil membawa hasil curiannya.

Tiba-tiba waktu sudah menunjukkan saatnya Adzan Subuh.

Karena sudah memiliki janji dengan pak Kyai, Bejo pun dengan segera langsung mengumandangkan Adzan di dalam komplek itu.

Sontak saja, Tejo pun yang sudah janji akan melakukan sholat tepat dan awal waktu segera melakukan sholat subuh.

Di saat yang bersamaan, Pemilik dan penghuni komplek pun bangun dan mendapati mereka bertiga.

“Siapa kalian? Dan mau apa ke sini?”, tanya sang pemilik.

Karena sebelumnya sudah memiliki janji dengan Kyai untuk selalu berkata jujur, Seno pun menjelaskan bahwa mereka ke sini untuk mencuri roti-roti yang ada di sini.

Penasaran dengan peringai para pencuri yang dirasa aneh (ada yang adzan, ada yang sholat, dan yang ini ditanya jawabnya jujur bener), Si Pemilik meminta mereka untuk menjelaskan bagaimana semua itu bisa berlaku.

Cerita inspiratif kehidupan berakhir manis

Setelah mendengarkan penuturan dari ketiganya, Si Pemilik akhirnya memutuskan untuk menikahkan mereka dengan ketiga putrinya. Dengan syarat, mereka akan meninggalkan kebiasaan Mencuri, Mabuk, dan Berzina.

Dan akhirnya, mereka bertiga bertobat, dan berubah menjadi seorang yang taat dalam beragama, rutin mengumandangkan Adzan, Sholat tepat dan di awal waktu, serta selalu jujur dalam berkata.

Mereka pun diberi wewenang untuk meneruskan dan mengembangkan bisnis yang dijalankan mertuanya.

Demikian cerita inspiratif kehidupan tentang seorang Pencuri, Pemabok, dan Pezina yang akhirnya mendapatkan hidayah dari Allah.

So, bagi rekan-rekan yang masih memiliki kebiasan buruk, coba kita praktikkan 3 hal tadi dalam kehidupan sehari-hari.

Adzan jika waktu sholat sudah tiba, segera melaksanakan sholat tepat dan awal waktu, dan selalu berkata jujur.

Inshaa Allah, meski awalnya sedikit ‘maksa’, lama kelamaan akan bisa mempengaruhi sikap dan perilaku kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Semua tak lepas dari hidayah dan rahmat Allah SWT. Jangan lupa dishare jika cerita inspiratif kehidupan di atas dirasa bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here