Cara menggandakan uang ala Kanjeng Dimas Taat Pribadi

0
481

cara menggandakan uang ala kanjeng dimas taat pribadi

Cara menggandakan uang secara Ghaib yang ditawarkan oleh pakar spiritual bernama Kanjeng Dimas Taat Pribadi menjadi viral sejak beberapa hari terakhir. Meskipun kabar tentang ‘kesaktian’ sosok ini sudah lama beredar di internet, terutama melalui tautan video yang menggambarkan bagaimana Taat Pribadi bisa menggandakan uang melalui jubah yang dipakainya, namun baru beberapa hari ini fenomena itu menjadi sangat viral dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat luas setelah adanya pemberitaan di televise tentang penangkapan sosok spiritualist ini.

Tidak hanya dituduh sebagai pelaku penipuan, pada awalnya guru sebuah padepokan ini disinyalir sebagai dalang pembunuhan terhadap 2 orang mantan pengikutnya. Hal ini merupakan pengembangan dari proses penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian yang sebelumnya sudah menangkap 9 tersangka pelaku pembunuhan 2 mantan pengikut tersebut. Sosok Taat Pribadi disinyalir menjadi dalang pembunuhan karena khawatir trik penipuan yang dilakukannya disebar luaskan oleh 2 mantan pengikutnya itu. Seperti pemberitaan di salah satu stasiun televise, diduga Taat Pribadi menyuruh orang-orangnya untuk membantai 2 mantan pengikutnya tersebut. Itulah dugaan sementara yang disampaikan oleh pihak Kepoisian saat diwawancarai oleh sebuah stasiun televise nasional beberapa waktu yang lalu.

Cara menggandakan uang dianggap melanggar hukum

Seperti pemberitaan di beberapa media, untuk bisa bergabung dalam program penggandaan uang, kita harus menyerahkan uang mahar minimal 2,5 juta rupiah. Selanjutnya kita harus mengucap janji kepatuhan dan ketaatan. Disebutkan juga bahwa ada sebuah amalan yang wajib dilakukan, salah satunya adalah membacakan sholawat Fulus. Baru dengar? Yups, kedengarannya cukup familiar denagn istilah fulus yang mengacu ke duit. Ya, begitulah sebutan yang diberikan oleh ‘perkumpulan’ ini. Sholawat fulus dilantunkan agar duit kita bisa berlipat ganda.

Meskipun para pengikut Kanjeng Dimas Taat Pribadi sangat yakin bahwa apa yang dilakukan Guru mereka merupakan salah satu karomah yang diberikan oleh Tuhan, namun Mahfud MD, mantan Hakim Agung menjelaskan dalam sebuah wawancara di stasiun Televisi, bahwa kegiatan menggandakan uang yang dilakukan oleh Taat Pribadi ini bisa dikenakan pasal tindak pidana. Terlepas apakah proses menggandakan itu asli atau tidak, dua-duanya tetap memiliki nilai pelanggaran hukum.

Pertama, jika uang yang dihasilkan adalah palsu, maka ia bisa terkena pasal penipuan. Dan ini yang saat ini memang sedang dikumpulkan oleh pihak Kepolisian dengan membuka posko pengaduan di beberapa kantor kepolisian. Tujuannya adalah mengumpulkan korban dan bukti bahwa telah terjadi penipuan yang dilakukan oleh sosok Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Kedua, jika uang yang dihasilkan adalah uang asli, maka ia juga bisa dianggap melangar hukum. Bagaimana tidak, uang asli dicetak secara terbatas dengan nomor seri tertentu. Jika uang hasil penggandaan ini asli, berarti dia telah memindahkan uang tersebut dari tempat lain ke padepokannya, jadi dipastikan ada pihak yang dirugikan. Belum lagi jika jumlah uang yang beredar melebihi ketetapan negara, maka bisa saja menimbulkan inflasi yang menyebabkan nilai rupiah turun. Demikian penjelasan dari Mahfud MD.

Berita penangkapan Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Dengan memiliki ribuan pengikut yang tinggal di padepokannya, proses penangkapan tokoh ini sempat mengalami kendala karena adanya perlawanan dari para pengikutnya saat akan dilakukan penyidukan. Mereka berusaha menghalangi pihak Kepolisian yang ingin melakukan penangkapan Taat Pribadi di rumahnya. Namun tidak menyerah begitu saja, pihak Kepolisian mengerahkan 3 Peleton personil kepolisian untuk mengamankan proses penangkapan tersebut. Walhasil taat Pribadi bisa dibawa dan diamankan dari rumahnya meskipun banyak pengikutnya yang berusaha melindunginya.

Dalam sebuah siaran televise, salah satu pengikut Taat Pribadi menjelaskan bahwa tidak ada niat dari mereka untuk melakukan perlawanan kepada pihak Kepolisian. Namun mereka hanya ingin memastikan perihal kabar tuduhan yang dilayangkan kepada Gurunya itu. Bahkan sebagian dari mereka bersikukuh bahwa Gurunya itu memang memiliki Karomah dari Tuhan, jadi bukan sebuah penipuan. Bahkan mereka menantang untuk dilakukan siaran langsung dari beberapa stasiun televise untuk meliput Karomah yang dimiliki Gurunya itu, biar semua yakin dan percaya.

Kesimpulan

Masih berharap untuk mendapatkan uang secara cepat? Hmm, mending berfikir ulang dan paling tidak kita pikirkan secara nalar apakah hal itu masuk akal atau tidak. Lebih jauh lagi apakah aktivitas tersebut dianggap melanggar hukum ataukah tidak. Jika anda menag ingin mendapatkan uang yang banyak, cara terbaik adalah berkerja keras dan bekerja cerdas. Seperti yang sudah saya share dalam sebuah blog bisnis saya yaitu bisnisaffiliasi.com

Di sana anda bisa belajar dasar-dasar sebuah bisnis. Terdapat pula ulasan atau review tentang berbagai peuang bisnis yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Jadi silahkan anda berkunjung ke blog tersebut untuk menambah wawasan anda dalam bidang bisnis. Sampai jumpa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here