Cara bertanam hidroponik sederhana di rumah (part1)

2
3088

cara bertanam hidroponik sederhana di rumah

Cara bertanam hidroponik sederhana ini saya sajikan untuk anda yang ingin mencoba teknik menanam hidroponik di rumah. Ya, anda bisa mencobanya sendiri di rumah karena proses pengerjaannya lumayan mudah, seperti yang saya praktekkan kali ini.

Teknik bertanam hidroponik sendiri cukup popular di beberapa negara, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan lahan maupun sumber daya air. Dengan memanfaatkan teknik hidroponik, mereka bisa menghasilkan tanaman dengan jumlah yang banyak, karena dengan sistem ini air akan disirkulasikan secara terus menerus untuk pengunaan ulang, serta penanamannya bisa disusun ke atas secara vertical.

Salah satu teknik hidroponik yang cukup familiar diantaranya NFT, DFT, dan WICK. Untuk lebih memahaminya, anda bisa membaca artikel sebelumnya mengenai Macam-Macam Teknik Menanam Hidroponik. Dan kali ini saya akan mengulas bagaimana membuat instalasi hidroponik dengan sistem DFT alias Deep Flow Technique menggunakan bahan pipa PVC. Ukurannya pun tidak terlalu besar sehingga bisa kita tempatkan di halaman rumah, teras, atau area belakang rumah asalkan bisa menerima sinar matahari yang cukup untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Dalam percobaan kali ini saya akan menanam beberapa sayuran seperti Kangkung, Bayam, Kemangi, dan Selada dalam satu instalasi.

Tahapan cara bertanam hidroponik sederhana di rumah dengan sistem DFT

Berikut adalah beberapa tahapan untuk mulai bertanam hidroponik dengan sistem DFT menggunakan media pipa PVC atau paralon.

Perlengkapan yang dibutuhkan

Dalam pembuatan instalasi hidroponik dengan sistem DFT kali ini, saya menyiapkan beberapa perkakas untuk menunjang proses pengerjaan, diantaranya :

  • Bor Listrik
  • Hole Saw Kit
  • Gergaji besi
  • Tang potong baja
  • Meteran
  • Cutter
  • PPM tester
  • Shock 8 mm untuk baut baja ringan
  • Penggaris dan spidol

perlengkapan membuat instalasi hidroponik di rumah

Beberapa perlengkapan tersebut sengaja saya beli baru karena memang saya belum memilikinya, alias benar-benar mulai dari nol. Jika anda belum memilikinya, silahkan klik pada nama perkakas tersebut, dan anda akan diarahkan ke halaman penjual.

Bahan-bahan yang digunakan

Untuk bahan-bahan yang digunakan, saya membelinya dari toko bangunan di dekat tempat tinggal saya. Dan berikut adalah bahan-bahan yang saya beli untuk membuat instalasi hidroponik dengan sistem DFT.

  • Pipa PVC ukuran 2,5” (6 batang)
  • Pipa PVC ukuran 1,5” (1 batang)
  • Pipa PVC ukuran 1” (1 batang)
  • Pipa PVC ukuran ¾” (1 batang)
  • Pipa PVC ukuran ½” (1 batang)
  • Knee PVC ukuran 1,5” (24 pcs)
  • Reducer PVC ukuran 2,5”-1,5” (24 pcs)
  • Reducer PVC ukuran 1,5”-1” (2 pcs)
  • Tee PVC ukuran 1,5” (1 pcs)
  • Tee PVC ukuran 1” (1pcs)
  • Flock Shock PVC ukuran 1”- ½” (1 pcs)
  • Sambungan pipa ulir dalam ukuran ½” (1 pcs)
  • Rangka baja ringan ukuran 0,75 mm (4 batang)
  • Baut baja ringan 200 pcs
  • Lem PVC (1 kaleng)
  • Selotip Teflon (2 roll)
  • Selang
  • Pompa air dengan kekuatan angkat 2,4 meter
  • Bak penampung air

bahan instalasi hidroponik di rumah

Untuk kebutuhan bahan bisa disesuaikan dengan desain yang ingin anda buat. Sebagai catatan, bahan diatas saya gunakan untuk membuat instalasi DFT dengan jumlah lobang tanam sebanyak 216 pcs. Sementara untuk desain tersebut memiliki panjang sekitar 200 cm, lebar 85 cm, dan tinggi 190 cm. Cukup simple dan ringkas untuk ukuran jumlah lobang sebanyak itu.

Media tanam hidroponik

Sebagai media tanam, saya menggunakan rock wool dan netpot. Media ini cukup mudah didapat dan harganya cukup terjangkau. Namun jika anda ingin menghemat biaya, bisa memanfaatkan plastic bekas gelas aqua sebagai pengganti netpot, namun perhatikan ukuran lobang di paralon mengingat ukuran gelas aqua cukup besar dibandingkan netpot.

Berikut adalah beberapa media tanam yang saya siapkan untuk melengkapi instalasi hidroponik DFT kali ini.

  • Netpot ukuran diameter 5 cm (300 pcs)
  • Rock wool ukuran 7,5x15x100 cm (1 pcs)
  • Kain flannel ukuran 30×50 cm (5 pcs)
  • Benih kangkung (1 bungkus)
  • Benih bayam merah (1 bungkus)
  • Benih Selada (1 bungkus)
  • Benih kemangi (1 bungkus)
  • Benih Lettuce (1 bungkus)
  • Nutrisi daun A/B mix (1 bungkus untuk 100 liter air)

media tanam hidroponik di rumah

Pada percobaan kali ini saya focus menanam sayuran, sehingga untuk nutrisinya saya pilih A/B mix khusus daun. Anda bisa membeli sesuai kebutuhan seperti A/B mix untuk buah, bawang, dll.

Proses pengerjaan hidroponik di rumah

Pada artikel selanjutnya, saya akan menjelaskan rangkaian proses pengerjaan instalasi hidroponik dengan sistem DFT ini. Berikut beberapa pokok bahasan yang akan saya jelaskan pada artikel selanjutnya (part2) :

  • Cara melubangi pipa hidroponik menggunakan hole saw
  • Cara memotong rangka baja ringan menggunakan tang potong
  • Cara menyemai benih hidroponik (kangkung, bayam, kemangi, selada)
  • Cara merakit netpot dengan kain flannel
  • Cara memotong rock wool
  • Cara mencampur nutrisi A/B mix

Pastikan anda follow dan subscribe channel saya untuk mendapatkan update artikel terbaru. Salam Hijau (bersambung)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here