7 Tips menjadi seorang pemimpin yang baik

0
207

tips menjadi seorang pemimpin yang baik

Akan sangat mudah bagi seorang pemimpin perusahaan merasa sebagai seorang pemimpin ketika semuanya berjalan dengan lancar, namun tantangannya adalah untuk tetap menjaga kepercayaan itu serta mendorong team saat menghadapi kemerosotan ekonomi, perputaran bisnis, dan kondisi personil yang stress.

Dengan kondisi tersebut, bahkan seorang pemimpin yang baik akan rela bekerja 20 jam sehari, rela terlihat tidak cool di hadapan karyawannya, hingga mengambil keputusan untuk kembali menggunakan strategi yang beresiko dan tidak kondusif untuk keberhasilan jangka panjang.

Seperti beberapa tips yang dituangkan oleh Richard Lindenmuth dalam bukunya ‘The Outside the Box Executive’, di mana CEO kaya akan pengalaman ini telah lebih dulu melangkah dan merasakan perjuangan dari sebuah perusahaan baru yang sedang mencoba tumbuh dan berkembang di tengah ketidak pastian. Nasihat-nasihat yang diberikan tentunya akan sangat relevan untuk kita yang sedang membangun sebuah bisnis di mana berbagai tantangan akan siap menghadang.

Lindenmuth mengatakan bahwa kecerdasan emosional atau Emotional Intelligence dan Stability merupakan suatu keharusan dalam sebuah lingkungan bisnis. Lebih jauh lagi, dia menyebutnya sebagai Strategic Empathy yang berfokus pada pendekatan individual namun masih tetap mengakomodir gambaran besar dari bisnis sebagai top of mind.

Berikut 7 tips untuk bisa menjadi seorang pemimpin yang baik berdasarkan nasihat dari Richard Lindenmuth :

  1. Temukan kecemasan dari team dan hadapi secara langsung. Ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti masa depan perusahaan yang tidak pasti, segera temukan orang-orang yang memiliki kecemasan dalam team anda. Komunikasikan tentang strategi yang harus diambil, jadilah panutan untuk tetap bisa tenang, dan tunjukkan bahwa anda berada di garda paling depan untuk memimpin mereka dalam menghadapi situasi tersebut.
  2. Biarkan mereka mengatakan ‘Tidak’ dan secara aktif dengar dan terima masukan dari team. Kebanyakan seorang pemimpin tidak mau mendengar pandangan negative tentang mereka, namun perlu untuk menunjukkan rasa empati dan mengajak team pada tingkat emotional yang sama. Pastikan mereka merasa nyaman dan bebas mengekspresikan pendapatnya.
  3. Fokus pada mereka yang berani mengatakan kebenaran. Dalam sebuah organisasi atau perusahaan, anda akan menemukan orang-orang yang hanya mengatakan sesuatu yang ingin anda dengar. Mereka adalah orang-orang yang berjuang untuk kenyamanan mereka sendiri. Sebagai pimpinan, anda harus jeli dan memperhatikan orang-orang pada level mid manager yang secara pandangan dan pengetahuan bisa melihat garis besar visi perusahaan. Orang-orang ini yang nantinya bisa membawa perubahan besar pada perusahaan anda.
  4. Jangan mengirim perwakilan sebagai pengganti kehadiran anda. Kurangnya kehadiran secara fisik bisa diasumsikan sebagai kurangnya kepemimpinan dari anda. Kontak secara langsung dengan orang-orang di berbagai level akan meningkatkan kepercayaan, respect, dan support. Salah satu penyebab kegagalan adalah asumsi bahwa anda hanya cukup menyampaikan pesan sekali, dan berharap pesan itu akan diteruskan ke semua level oleh bawahan anda.
  5. Jika melihat sesuatu yang tidak beres, perbaiki sekarang. Tindakan tegas akan membangkitkan kepercayaan dan persepsi orang tentang kepemimpinan anda. Mereka akan melihat keselarasan antara ucapan dan tindakan serta menunjukkan integritas yang anda miliki. Sampaikan pada mereka apa yang anda harapkan, dan mereka akan mengikuti seperti apa yang anda contohkan.
  6. Setiap orang berada pada perahu yang sama. Ciptakan kondisi dimana semua orang punya peran dan tujuan yang sama untuk mengembangkan perusahaan. Hilangkan ketegangan yang terjadi antar divisi, jelaskan mengenai konsep dan tujuan bersama serta jangan ragu untuk memberikan rewards bagi mereka yang banyak berkontribusi terhadap perusahaan.
  7. Menerapkan aturan 8 dari 10. Pada umumnya, dari sepuluh ide yang masuk, akan ada 8 ide yang tidak dapat diterapkan. Namun itu merupakan satu-satunya cara untuk mendapatkan 2 ide terbaik di antaranya. Pastikan untuk bisa menampung ide sebanyak-banyaknya untuk kemudian bisa mendapatkan ide terbaik dari yang terbaik.

Ketika sedang membangun sebuah perusahaan atau bisnis, tidak ada salahnya untuk mendapatkan bantuan dari pihak luar untuk mendapatkan sudut pandang baru yang lebih segar. Hal ini bisa anda dapatkan dari rekan, atau bahkan dari jasa penasehat professional yang sebelumnya pernah berkutat dalam kondisi yang sama saat memperjuangkan bisnis mereka. Seorang pemimpin yang baik akan mengkesampingkan rasa bangga dan ego mereka dan dengan cermat akan mau mendengarkan masukan dari pihak luar.

Ketika sebuah perubahan nyata dibutuhkan dalam sebuah bisnis, strategi kepemimpinan unilateral top-down jarang sekali bisa berhasil. Pemimpin dan pengusaha sukses pastinya mau mendengarkan, belajar dan berempati serta mengajak semua orang untuk ikut andil dalam sebuah tantangan.

Dengan demikian, setiap orang akan menginvestasikan diri mereka untuk kelangsungan hidup perusahaan dan tentunya akan berpotensi untuk meningkatkan peluang kesuksesan secara dramatis. Apakah anda siap dengan tantangan itu?

*Sumber : forbes.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here